IHSG 27 Januari ditutup melemah 0.09% pada level 5,312 . Total transaksi Rp4.2Trilliun dengan asing net buy sebesar Rp379Milliar. Hari ini kami memprediksikan IHSG akan kembali bergerak mix dalam support 5,230 dan resistance 5,350. Januari akan segera berakhir, memasuki pekan pertama Februari market masih menanti hasil peta politik pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Wait and see masih menjadi pilihan para big fund yang dapat terlihat pada masih kecilnya value transaksi harian. Selalu sediakan cash saat kondisi seperti ini sambil menunggu peluang stabil dan menguatnya IHSG. Happy Cuan.
------------------------
------------------------
Global
&
&
Commodity Indices
------------------------
HIGHLIGHT NEWS
1. Waskita Precast (WSBP) Kantongi Kontrak Baru Rp1,4Trilliun
PUTRAJAYA – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil meraih tiga kontrak
baru senilai Rp 1,4 triliun hingga akhir Januari 2017. Tiga kontrak itu berupa
penyediaan beton jadi dan lainnya untuk proyek tiga tol yang dperoleh dari
induk usahanya, PT Waskita Karya Tbk (WSKT).
Direktur Utama Waskita Precast Jarot Subana mengatakan, tiga proyek
tersebut berasal dari pengerjaan tol di Jawa dan Sumatera. “Kami sudah
mendapatkan kontrak tiga proyek tol dengan total mencapai Rp 1,4 triliun,” ujar
dia saat ditemui di Putrajaya, Malaysia, baru-baru ini.
Waskita Precast Tbk telah merevisi target kontrak baru 2017 menjadi senilai
Rp 12,3 triliun. Perseroan juga merevisi pendapatan usaha tahun ini menjadi Rp
7,71 triliun dan laba bersih menjadi Rp 1,13 triliun. Revisi target pendapatan
dan laba bersih tahun 2017 ini masing-masing meningkat sebesar 4% dan 13%
dibandingkan target awal.
Revisi target kinerja tersebut dilakukan setelah perseroan berhasil
melampaui target nilai kontrak baru pada 2016. Tahun lalu, perusahaan manufaktur
beton precast dan readymix itu membukukan
kontrak baru senilai Rp 12,2 triliun atau setara dengan 154% dari target 2016
yang mencapai Rp 7,9 triliun.
Sementara itu, kinerja Waskita Precast selama 2016 masih sesuai rencana.
Pendapatan usaha ditargetkan mencapai Rp 4,7 triliun dan laba bersih sekitar Rp
620 miliar. Beberapa kontrak bernilai besar yang diperoleh perseroan dari hasil
sinergi Grup Waskita, antara lain Proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung
Melayu, Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, dan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi.
Selain itu, Proyek Jalan Tol Pasuruan- Probolinggo, Jalan Tol Pemalang-
Batang, Jalan Tol Batang-Semarang, LRT Palembang, Jalan Tol Krian-
Legundi-Bunder-Manyar, Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, Jalan Tol
Bogor-Ciawi-Sukabumi, Jalan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, serta Jalan Tol
Salatiga-Boyolali.
Sampai Desember 2016, Waskita Precast memiliki 10 pabrik dengan total
kapasitas produksi sebesar 2,65 juta ton dan 41 batching plant yang
tersebar di seluruh lokasi proyek. Adapun lokasi-lokasi pabrik tersebut antara
lain di Karawang, Sadang, Cibitung, Subang, Kalijati, Bojonegara, Klaten,
Sidoarjo, dan dua pabrik berlokasi di Palembang (Soekarno-Hatta dan Gasing).
Sampai akhir tahun ini, Waskita Precast akan menambah dua pabrik baru precast, sehingga
total menjadi 12 pabrik dan jumlah BP meningkat menjadi 83 unit atau bertambah
sebanyak 42 unit sepanjang 2017.(Beritasatu.com)
2. Pasar Mulai Cemas, Mr.Trump Hanya Fokus Politik
INILAHCOM, New York - Di kalangan investor saham Wall Street dan perusahaan investasi muncul kekhawatiran Presiden AS, Donald Trump akan mengesambingkan kepentingan pasar dan lebih fokus pada urusan politik.
INILAHCOM, New York - Di kalangan investor saham Wall Street dan perusahaan investasi muncul kekhawatiran Presiden AS, Donald Trump akan mengesambingkan kepentingan pasar dan lebih fokus pada urusan politik.
Kebijakan kontroversial adalah tentang imigrasi yang
membatasi masuk pengungsi dan wisatawan, khsusnya dari negara muslim.
"Pasar akan mempertanyakan apakah Trump akan pro pada pertumbuhan dan
bisnis seperti yang dipikirkan oleh pasar. Jika tidak, maka hal ini akan
menjadi masalah besar bagi pasar," kata Quincy Krosby, marketing stategis
Prudential Financial seperti mengutip cnbc.com.
Sejak Trump menjabat, indeks saham melonjak tinggi.
Peningkatan saham Dow yang mencapai 20.000. Untuk pekan ini, Wall Street
tercatat masih mengalami kenaikan. Indeks Dow dan S&P 500 membukukan pekan
positif untuk pertama kalinya sejak tiga pekan terakhir. Dalam pekan ini Dow
naik 1,3 persen, indeks S&P naik 1 persen dan indeks Nasdaq naik 1,9
persen.
Indeks Dow Jones kehilangan 0,04 persen ke 20.092,6.
Untuk indeks S&P 500 turun 0,1 persen ke 2.295. Sedangkan indeks Nasdaq
naik 0,1 persen ke 5.660,8.
Produk domestik bruto (PDB) AS meningkat pada tingkat
tahunan sebesar 1,9 persen di kuartal keempat 2016. PDB hanya naik 1,6 persen
pada 2016 secara keseluruhan, terlemah sejak 2011. Dengan harga minyak yang
stabil sekarang dan produksi minyak naik lagi, pertumbuhan PDB 2017 cenderung
menjadi 2,5 persen. Kenaikan hingga 2 persen di pasar meningkatkan keyakinan
terhadap Trump dapat memacu pertumbuhan ekonomi setelah mendapat keuntungan di
bawah target selama delapan tahun kepemimpinan Obama.
Tetapi pasar menjadi panik saat Trump memutuskan untuk
menghentikan kebijakan imigrasi. Langkah ini yang membuat beberapa pihak
mengatakan upaya ini akan menghentikan investor.
"Pasar terus melihat ke depan. Jika terlihat
adanya potensi bahwa segalanya akan menjadi sulit maka segala kegiatan
investasi akan terhenti untuk sementara hingga pasar kembali melihat adanya
peluang," kata Krosby.
Selain menandatangani keutusan untuk melaksanakan
agendanya, hubungan Amerika dan Meksiko juga semakin memanas dengan rencana
pembangunan tembok pembatas yang dipaksakan pendanaannya pada Meksiko. Namun
bersamaan dengan itu, indeks saham Dow masih naik sebanyak 1,3 persen.(Inilah.com)
-------------------------------------
DAILY STOCKPICK
30 JANUARI 2017
30 JANUARI 2017
SWING TRADE
4-8 MINGGU
LPKR
Buy: Rp700-Rp720
Take Profit: Rp800
Cut Loss: Rp690
BMRI
Buy: Rp10,800-Rp10,975
Take Profit: Rp11,575
Cut Loss: Rp10,775
BBTN
Buy: Rp1,920-Rp1,925
Take Profit: Rp2,020
Cut Loss: Rp1,890
BBNI
Buy: Rp5,700-Rp5,750
Take Profit: Rp5,950
Cut Loss: Rp5,600
-----------------------------------------
FAST TRADE
1-2 HARI
DOID: Rp520-Rp525
DGIK: 80-Rp86
ENRG: Rp66-Rp70
UNSP: Rp65-Rp69
Buy: Rp700-Rp720
Take Profit: Rp800
Cut Loss: Rp690
Buy: Rp10,800-Rp10,975
Take Profit: Rp11,575
Cut Loss: Rp10,775
Buy: Rp1,920-Rp1,925
Take Profit: Rp2,020
Cut Loss: Rp1,890
Buy: Rp5,700-Rp5,750
Take Profit: Rp5,950
Cut Loss: Rp5,600
-----------------------------------------
FAST TRADE
1-2 HARI
DOID: Rp520-Rp525
DGIK: 80-Rp86
ENRG: Rp66-Rp70
UNSP: Rp65-Rp69
Take Profit: 4%-5%
Cut Loss: 2%-3%
!Gunakan Maksimal Hanya 20% Dari Total Dana Anda Dalam Melakukan Fast Trade!
"The Stock Market is A Device For Transferring Money The Impatient To The Patient"
-Warren Buffet-
--------------------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER ON:
Segala keputusan investasi kembali ke masing-masing investor dalam pengambilan keputusan. Kami tidak melakukan pemaksaan atas transaksi yang dilakukan investor dan tidak bertanggung jawab atas segala kerugian.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Follow us on Twitter: @Republik_Invest
Join Our Group on Whatsapp for Live Trade Guidance
085781739301





Post a Comment