IHSG 14 Oktober mengikuti bursa global, bergerak menguat 1,11% danditutup pada level 5,399. Total transaksi dalam satu hari perdagangan mencapai Rp7.47 Trilliun dengan asing membukukan net sell 615.85 Milliar. Sebanyak 156 saham menguat, 116 saham melemah dan 100 saham stagnan. Hari ini kami memprediksikan IHSG akan kembali menguat pada area resistance 5,472 dan support 5,345. Tetap disiplin dalam trading serta waspada pada aksi profit taking untuk kondisi market pada hari ini.






Global & Commodity Indices




--------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------

HIGHLIGHT NEWS
1. BEI Hitung Penghapusan Batas Bawah Harga Saham.
JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mematangkan rencana penghapusan batas bawah harga saham Rp 50 per saham. Sebelum memberlakukan aturan tersebut, otoritas bursa ingin menghitung secara cermat berbagai konsekuensi yang bakal timbul. Ada sejumlah konsekuensi yang berpotensi muncul, misalnya mengenai ketentuan fraksi harga dan lot saham. Dus, ada potensi biaya administrasi akan lebih mahal daripada harga sahamnya.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, perlu ada sejumlah aturan turunan jika penghapusan batas bawah ini berlaku. Pertama, soal fraksi harga dan penyesuaian pada lot saham. "Kami sedang menghitung, karena begini, fraksinya sama atau tidak? Kemudian lotnya berapa? Apabila 1 lot 100 unit saham, sementara harga sahamnya Rp 5, masak 1 lot 500? Ini sedang kami buat simulasinya," jelas Tito, kemarin.

Otoritas BEI juga mempertimbangkan sistem yang khusus menangani saham-saham dengan harga di bawah Rp 50 per saham atawa saham gocap. Istilah sistem ini adalah penny counter. Sistem ini bertujuan membuat biaya transaksi saham tersebut menjadi terlihat lebih wajar. Misalnya, ada saham seharga Rp 50 per saham, kemudian terkoreksi menjadi Rp 10. Penurunan terjadi setelah ada penjualan satu lot saham tersebut. "Berarti, satu transaksi itu Rp 1.000. Jika seperti ini, administrasinya bakal lebih mahal, kan," ungkap Tito.

Rencana BEI menghapus batas bawah harga saham menuai pro kontra. Di satu sisi, BEI berharap kebijakan ini bisa menghidupkan saham yang tidak likuid. Tapi di sisi lain, kebijakan ini bisa berefek negatif bagi investor yang memegang saham di bawah harga Rp 50. Bahkan, aturan tersebut bisa menggerus pendapatan komisi sekuritas. Pelaku pasar juga menyoroti proteksi terhadap investor.

Tak sedikit investor ritel yang sahamnya tersangkut di harga bawah. Jika batas saham gocap dihapus, berarti saham di bawah Rp 50 ikut ditransaksikan di pasar reguler. Artinya, harga saham bisa ke Rp 1 bahkan nol rupiah. Ini bisa terjadi, sebab, jika batas bawah dihapus, mekanisme pasar menjadi seperti instrumen waran yang tak punya batas bawah. "Itu yang masuk waran, ada yang harganya jadi Rp 1 bahkan nol. Mereka yang masuk waran rugi gede-gedean itu," ungkap Direktur Erdhika Elit Sekuritas, Tjiong Toni, beberapa waktu lalu.
 
Penghapusan batas saham gocap juga berpotensi mengganggu bisnis broker, baik dari sisi kinerja maupun operasionalnya. Sebelumnya, Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Susy Meilina mengungkapkan, proteksi investor dan iklim bisnis broker yang kondusif harus menjadi perhatian utama.(Kontan)

2. Aluminium Terkoreksi Dari Level Tertinggi 2 Bulan. 
JAKARTA. Aluminium terkena koreksi teknikal setelah berhasil ke level tertinggi dalam dua bulan. Ancaman kenaikan produksi datang di tengah potensi pencabutan larangan ekspor bauksit Indonesia. Tetapi kebijakan China masih menjadi faktor utama yang akan menggerakkan harga.
Mengutip Bloomberg, Jumat (14/10) harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange tergerus 1% ke level US$ 1.675 per metrik ton dibanding sehari sebelumnya dan bergerak flat dalam sepekan terakhir. Wahyu Tri Wibowo, Analis PT Central Capital Futures mengatakan harga aluminium mengalami koreksi wajar setelah sehari sebelumnya bertengger di level US$ 1.692 atau angka tertinggi sejak 17 Agustus.

Penguatan dollar AS di akhir pekan lalu juga membawa tekanan pada harga. "Penguatan dollar dan data negatif dari China membebani komoditas termasuk aluminium," ujarnya. Pelaku pasar masih mengkhawatirkan pertumbuhan ekonomi China setelah surplus neraca perdagangan China bulan lalu turun menjadi US$ 42 miliar dari sebelumnya US$ 52,1 miliar.

Ada pula ancaman kenaikan produksi lantaran para produsen bauksit di Indonesia menuntut pencabutan larangan ekspor bauksit yang merupakan bahan baku aluminium. Asosiasi Pengusaha Bauksit dan Bijih Besi Indonesia meminta pemerintah mengizinkan ekspor bauksit dan memberikan kuota tahunan 40 juta metrik ton.

Pada tahun 2013 saat belum ada larangan, Indonesia tercatat mengekspor 55 juta ton bauksit dengan tujuan utama China. "Bisa jadi harga aluminium akan turun jika larangan ekspor dicabut karena semakin menambah suplai," lanjut Wahyu.(Kontan)

3.Bank Indonesia Says Strong Currency Gives Rooms to Build Reserves.
                               ------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------

DAILY STOCKPICK
17 OKTOBER 2016


SWING TRADE
4-8 MINGGU 



 SCMA
Buy: Rp2,650
Take Profit: Rp2,870
Cut Loss: Rp2,540







SRIL
Buy: Rp220-Rp230
Take Profit: Rp252-Rp260
Cut Loss: Rp213




ADHI
Buy on Breakout: Rp2,350
Take Profit: Rp2,500
Cut Loss: Rp2,260


  -------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------

FAST TRADE
1-2 HARI 

ACES: Rp830-Rp840
CASARp436-Rp440
DMAS:Rp264



Take Profit: 4%-5%
Cut Loss: 2%

!Gunakan Maksimal Hanya 20% Dari Total Dana Anda Dalam Melakukan Fast Trade!




"The Biggest Risk is Not Taking The Risk"
-Anonymous-

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------


DISCLAIMER ON:
Segala keputusan investasi kembali ke masing-masing investor dalam pengambilan keputusan. Kami tidak melakukan pemaksaan atas transaksi yang dilakukan investor dan tidak bertanggung jawab atas segala kerugian.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Follow us on Twitter: @Republik_Invest
Join Our Group on Whatsapp for Live Trade Guidance
 085781739301

Post a Comment

 
Top