![]() |
| Source: Google |
Bulan September berakhir. Pada bulan ini, sentimen yang mempengaruhi pergerakan market cukup banyak. Dari pidato Janet Yellen mengenai keputusan suku bunga The Fed, perkembangan Tax Amnesty hingga yang terakhir market diwarnai aksi panic selling sebagai akibat berita Deutsche Bank yang memiliki masalah keuangan dan terancam kolaps.
Sesuai perkiraan, Bulan September ini bukan bulan yang cukup baik untuk para trader dalam mencari cuan. Sejak awal bulan, Republik Investor tetap memberikan rekomendasi saham untuk Investor dan Trader. Kami akui kami bukan yang terbaik dalam menganalisa. Namun tetap, dengan risk to reward yang terjaga di setiap rekomendasi, dalam satu bulan dengan asumsi trader mengikuti semua rekomendasi kami dan asumsi bobot di setiap saham sama besar, Trader dan Investor masih dapat menikmati keuntungan dari hasil trading.
Sejak tanggal 5 September hingga 30 September, Republik Investor memberikan total 15 rekomendasi saham swing trade. Sebanyak 4 saham telah profit, 4 saham loss dan 7 saham masih dalam kondisi Floating. Dengan dua asumsi yang telah disebutkan sebelumnya, jumlah loss dan profit secara keseluruhan dalam satu bulan adalah 21,36%. Jumlah yang cukup besar hanya dalam waktu satu bulan. Belum lagi ditambah rekomendasi saham fast trade yang tidak dimasukkan dalam hitungan.
Republik Investor didirikan atas inisiasi beberapa anak muda dari berbagai profesi pasar modal. Tujuan grup ini adalah untuk selalu memberikan sharing pengetahuan pasar modal tanpa bermaksud menggurui kepada trader dan investor. Saran dan masukkan akan sangat kami hargai bagi para pembaca.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Follow us on Twitter: @Republik_Invest
Join Our Group on Whatsapp for Live Trade Guidance
085781739301

Post a Comment