IHSG 25 Oktober bergerak di area negatif dan ditutup melemah 0.428% pada level 5,397. Walaupun begitu, asing masih membukukan beli bersih sebesar Rp119 Trilliun. Hari ini kami memprediksikan IHSG akan melemah pada area resistance 5,446 dan support 5,386. Tetap disiplin dalam trading serta waspada pada aksi profit taking untuk kondisi market pada hari ini.


Global & Commodity Indices



--------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------

HIGHLIGHT NEWS
1. Wall Street Terseret Kinerja Emiten Yang Mixed. 
NEW YORK. Bursa AS ditutup di zona merah pada akhir transaksi perdagangan tadi malam (25/10). Mengutip data CNBC, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average turun 53,76 poin atau 0,3% menjadi 18.169,27. Saham Home Depot mencatatkan penurunan terdalam. Sedangkan saham Procter & Gamble menghuni posisi top gainers.
Indeks S&P 500 ditutup dengan penurunan 8,17 poin atau 0,38% menjadi 2.143,16. Sektor barang konsumen memimpin kenaikan di antara sembilan sektor lainnya. Satu-satunya sektor yang tertekan hanyalah sektor barang konsumen. Adapun indeks Nasdaq Composite turun 26,43 poin atau 0,5% menjadi 5.283,4.
Dalam setiap sembilan saham yang turun, terdapat lima saham yang naik di New York Stock Exchange. Volume transaksi perdagangan melibatkan 530 juta saham dengan volume transaksi total mencapai 2,757 miliar di akhir perdagangan.
Bursa AS menurun seiring dirilisnya laporan kinerja emiten kemarin. Menurut Craig Sterling, head of US equity research Pioneer Investments, kinerja sejumlah emiten terbilang mengecewakan.
"Ditambah lagi dengan penurunan minyak. Market tidak memiliki arah yang jelas hari ini," paparnya. Sekadar informasi, harga kontrak minyak untuk pengantaran Desember turun 56 sen atau 1,11% menjadi US$ 49,96 per barel.
Kim Forrest, senior equity analyst Fort Pitt Capital menambahkan, selain penurunan harga minyak, market juga dipengaruhi oleh pergerakan dollar AS. Dollar AS ditransaksikan flat cenderung melemah terhadap keranjang mata uang utama dunia mendekati 98,69, setelah menembus level 99 untuk kali pertama sejak Februari lalu. Sedangkan euro diperdagangkan mendekati US$ 1,089 dan nilai tukar yen di kisaran 104,2.(Kontan)

2. Minyak Masih Nangkring Pada Level US$50 Per Barrel.
NEW YORK. Minyak berada pada level US$50 per barel seiring langkah Sekretaris Jenderal OPEC yang berencana ke Baghdad, Irak membicarakan penyelesaian perselisihan soal output. Di mana sebelumnya Irak menegaskan permintaan untuk tidak ambil bagian dari rencana pengurangan output.
Mengacu Bloomberg, Selasa (25/10), minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember berada di level US$ 50,51 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 1 sen pada pukul 08:42 pagi waktu setempat. Harga minyak WTI turun 33 sen menjadi ditutup di level US$ 50,52 pada hari Senin.
Minyak Brent untuk pengiriman Desember melemah 13 sen menjadi US$ 51,33 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global merosot 32 sen ke level US$ 51,46 pada hari Senin.
Mohammed Barkindo akan bertemu dengan perdana menteri dan menteri perminyakan Irak, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, setelah Organisasi produsen terbesar kedua OPEC mengatakan pada hari Minggu tidak ambil bagian pengurangan output dipicu konflik dengan militan Islam.
Di sisi lain, mengacu survei Bloomberg sebelum rilis data pemerintah pada Rabu (26/10) besok, menyebutkan stok minyak AS meningkat pada pekan lalu. Harga minyak berfluktuasi di level US$ 50 per barel di tengah ketidakpastian tentang apakah OPEC dapat menerapkan kesepakatan untuk mengurangi output.(Kontan)

3. Jasa Marga Segera Right Issue Rp1,78 Trilliun.
Jakarta. Perusahaan penyelenggara jasa jalan tol PT Jasa Marga Tbk / JSMR akan right issue sebesar Rp 1,785 triliun. Aksi tersebut guna memperkuat struktur permodalan untuk menjawab kebutuhan proyek pembangunan jalan tol baru.
Dalam rangka peningkatan kemampuan tersebut, JSMR membidik 70% dana berasal dari penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 1,25 triliun. Sisanya 30% akan diraih lewat dana publik sebesar Rp 535 miliar.
"Kami sudah mendapat persetujuan pemegang saham dalam SUPSLB yang dilaksanakan 29 Agustus 2016, rencananya right issue pada kuartal IV tahun 2016," ujar Dwimawan Heru Corporate Communication PT Jasa Marga Tbk kepada KONTAN melalui pesan singkat, Selasa (25/10/2016).
Berdasar catatan KONTAN, pada kuartal III 2016 Jasa Marga juga mencapai pertumbuhan yang positif. JSMR mencetak laba bersih sebesar Rp 1,3 triliun pada akhir kuartal III 2016 atau meningkat 30% dibandingkan periode yang sama tahun 2015.
Pertumbuhan laba bersih sejalan dengan melonjaknya pendapatan sebesar 71,4% dari Rp 6,25 triliun kuartal III tahun lalu menjadi Rp 10,73 triliun.(Kontan)


 

                               ------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------

DAILY STOCKPICK
26 OKTOBER 2016


SWING TRADE
4-8 MINGGU 



 MNCN
Buy: RpRp2,130
Take Profit: Rp2,300
Cut Loss: Rp2,070





PGAS
Buy: Rp2,570-Rp2,600
Take Profit: Rp2,850-Rp2,890
Cut Loss: Rp2,430






SMGR
Buy: Rp10,150
Take Profit: Rp11,000-Rp11,150
Cut Loss: Rp9,850

  -------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------

FAST TRADE
1-2 HARI 

BUMI: Rp150
BRMSRp72
DOID: Rp510-Rp530
BNII: Rp398



Take Profit: 4%-5%
Cut Loss: 2%

!Gunakan Maksimal Hanya 20% Dari Total Dana Anda Dalam Melakukan Fast Trade!




"The Biggest Risk is Not Taking The Risk"
-Anonymous-

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------


DISCLAIMER ON:
Segala keputusan investasi kembali ke masing-masing investor dalam pengambilan keputusan. Kami tidak melakukan pemaksaan atas transaksi yang dilakukan investor dan tidak bertanggung jawab atas segala kerugian.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Follow us on Twitter: @Republik_Invest
Join Our Group on Whatsapp for Live Trade Guidance
 085781739301

Post a Comment

 
Top