IHSG 29 September menguat sebagai sentimen dari kenaikan harga oil yang cukup signifikan dihari sebelumnya. Dengan total transaksi Rp8.6 Trilliun, ditutup pada level 5,431 atau naik 0.12%. Sebanyak 189 saham menguat, 122 saham melemah dan 87 saham bergerak stagnan hingga penutupan market Kamis kemarin. Asing membukukan beli bersih yang cukup besar yaitu sebesar Rp938 Milliar. Hari ini kami memprediksikan IHSG akan bergerak mix cenderung melemah pada area resistance 5,438 dan support 5,400. Tetap disiplin dalam trading serta waspada pada aksi profit taking untuk kondisi market pada hari ini. Dan berikut sektor dan saham penggerak IHSG kemarin.






Global & Commodity Indices




--------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------

HIGHLIGHT NEWS
1. Indonesia Raids Google Office After Warning on Tax Audit Refusal.
Google Inc.’s Jakarta office was raided by Indonesian authorities after they warned the company for refusing a tax audit.

Officers visited Google’s office in central Jakarta “many times” in the past two weeks to collect data and repeatedly sought meetings with senior company officials, Muhammad Haniv, the head of special taxpayers at the Finance Ministry, said in a phone interview Thursday. Google has “paid all applicable taxes in Indonesia,” Taj Meadows, a spokesman, said by e-mail, adding the company is cooperating with the government.

“Everyone must comply, whoever they may be,” Haniv said. “If you refuse to be audited, then we will keep chasing you.” The government had earlier written to the company warning it for refusing a tax audit, which can result in criminal punishment, he said.

President Joko Widodo’s government is following in the footsteps of European authorities in pushing Google to pay more taxes as it steps up efforts to earn more revenue from internet companies. He’s under pressure to do so as this year’s state revenue is set to suffer an estimated 218 trillion rupiah ($17 billion) shortfall, while earnings from a tax amnesty program are set to miss his target.

Indonesia May Block Websites of Tech Companies Avoiding Tax

Indonesia has been asking internet companies to set up permanent local entities for tax purposes since as early as April. It’s also promising lower rates compared to the 30 percent corporate income tax and 25 percent value-added tax that would otherwise apply to Google’s sales of advertisement to local companies, according to Haniv.(Bloomberg)
 
2. Bursa AS Berfluktuasi Dipicu Data Ekonomi Terbaru. 
NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) berfluktuasi di tengah data ekonomi terbaru yang menunjukkan pertumbuhan yang lambat tetapi stabil. Di sisi lain, pernyataan para pembuat kebijakan mengisyaratkan arah kenaikan suku bunga.

Kesepakatan pengurang output negara-negara pengekspor minyak (OPEC) pada Rabu (28/9) mengejutkan pasar. Ini kali pertama dalam delapan tahun terakhir. Minyak pun langsung terbang ke level tertinggi sejak April

“Minyak mentah masih bergerak mendatar, mungkin akan menguat dalam dua hari terakhir,” kata Michael Antonelli, managing director Robert W. Baird & Co di Milwaukee Sementara itu, Gubernur Fed Atlanta Dennis Lockhart menegaskan bahwa bank sentral mendekati tujuannya menaikkan suku bunga dan inflasi mendekati level 2%.

Gubernur Fed Philadelphia Patrick Harker sebelumnya mengatakan para pembuat kebijakan harus mulai menaikkan tarif untuk mendorong inflasi.(Kompas)
  .
3.Menanti Rincian Pemangkasan Produksi Minyak OPEC
JAKARTA. Volatilitas pergerakan harga minyak masih tinggi meski OPEC sudah mencapai kesepakatan pembatasan produksi. Mengutip Bloomberg, Kamis (29/9) pukul 20.30 WIB, harga minyak WTI kontrak pengiriman November 2016 di New York Mercantile Exchange menguat 0,32% ke level US$ 47,2 per barel dibanding sehari sebelumnya.

Analis SoeGee Futures, Nizar Hilmy memaparkan, pasar masih menanti rincian pembatasan produksi yang akan diumumkan pada pertemuan OPEC bulan November. Pada forum energi di Aljazair, OPEC setuju untuk memangkas produksi menjadi sekitar 32,5 juta hingga 33 juta barel per hari. Tetapi, OPEC masih merahasiakan rincian kesepakatan termasuk kuota produksi masing - masing anggota.

Hal tersebut sempat membuat harga minyak kembali tertekan lantaran pasar mempertanyakan pelaksanaan pembatasan produksi. Apalagi, masih banyak anggota OPEC yang tidak mematuhi aturan kuota produksi.

"Secara historis, sejak tahun 1980 Arab Saudi selalu menepati kesepakatan pemangkasan produksi, tetapi anggota lain tidak demikian," papar Nizar. Jika kesepakatan berjalan, Nizar memprediksi harga minyak akan terangkat hingga US$ 55 per barel. Sebaliknya jika pembatasan produksi mengalami kendala, tekanan minyak dapat terjadi namun terbatas di US$ 40 per barel mengingat kondisi ekonomi saat ini tidak seburuk awal tahun.

Nizar menduga, isu pemangkasan produksi masih akan menjadi perhatian pasar baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Harga minyak dapat melanjutkan kenaikan jika ada pejabat OPEC yang menegaskan terjadinya kesepakatan pemangkasan produksi. Sentimen lain yang dapat mempengaruhi minyak dalam jangka pendek yakni data cadangan minyak AS yang dirilis Energy Information Administration serta berbagai data ekonomi negeri Paman Sam.

Untuk sepekan ke depan, data AS yang akan dirilis antara lain pertumbuhan ekonomi kuartal II-2016 serta data tenaga kerja dan klaim pengangguran.(Kontan)

 ------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------

DAILY STOCKPICK
30 SEPTEMBER 2016


SWING TRADE
4-8 MINGGU 



 ASRI
Buy on Breakout: Rp490
Take Profit: Rp535-Rp550
Cut Loss: Rp468




 BBKP
Speculative Buy: Rp625-Rp630
Take Profit: Rp675-Rp685
Cut Loss: Rp600



 NIKL
Buy: Rp735
Take Profit: Rp840
Cut Loss: Rp695

  -------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------

FAST TRADE
1-2 HARI 

TAXI: Rp178-Rp179
ELSARp470-Rp472






Take Profit: 4%-5%
Cut Loss: 2%

!Gunakan Maksimal Hanya 20% Dari Total Dana Anda Dalam Melakukan Fast Trade!




"The Biggest Risk is Not Taking The Risk"
-Anonymous-

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------


DISCLAIMER ON:
Segala keputusan investasi kembali ke masing-masing investor dalam pengambilan keputusan. Kami tidak melakukan pemaksaan atas transaksi yang dilakukan investor dan tidak bertanggung jawab atas segala kerugian.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Follow us on Twitter: @Republik_Invest
Join Our Group on Whatsapp for Live Trade Guidance
 085781739301

Post a Comment

 
Top