Akhir bulan Juli, Jumat 29 Juli lalu, IHSG ditutup merosot tajam 1.57% pada level 5,215. Hal ini disebabkan aksi proit taking yang cukup besar terjadi pada saham-saham big cap sebagai penggerak IHSG sehingga terjadi panic selling di penghujung penutupan market. Hari ini kami memprediksikan IHSG akan bergerak mix dengan kecenderungan untuk melemah dengan level support 5,719-5,200.
Berikut saham dan sektor penggerak 29 Juli lalu
Global & Commodities Indices
--------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Berikut saham dan sektor penggerak 29 Juli lalu
Global & Commodities Indices
--------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
HIGHLIGHT NEWS
- 1. OJK Rilis Beleid Produk Investasi Buat Tax Amnesty.
JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan peraturan tentang produk investasi di bidang pasar modal dalam rangka mendukung Undang-Undang Tentang Pengampunan Pajak. Beleid Nomor 26/POJK.04/2016 itu merinci produk-produk investasi yang dapat dimanfaatkan wajib pajak tax amnesty. Di antaranya, reksadana penyertaan terbatas (RDPT), kontrak pengelolaan dana (KPD), efek beragun aset berbentuk kontrak investasi kolektif (KIK EBA), EBA berbentuk surat partisipasi, dana investasi real estate (DIRE) berbentuk KIK, serta efek yang diperdagangkan di Bursa Efek atau di luar Bursa Efek.
Ketentuan dalam Peraturan OJK (POJK) ini juga berlaku bagi penerbitan investasi menggunakan skema syariah. POJK ini sekaligus merelaksasi aturan RDPT dan KPD. "Sehingga dapat menarik minat dari pemodal dalam melakukan investasi di pasar modal," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, akhir pekan lalu.(Kontan)
2. Kans Rupiah Jaga Posisi Unggul.
JAKARTA. Awal pekan nanti diprediksi rupiah bisa bergerak unggul. Mengingat lemahnya nilai tukar USD saat ini. Di pasar spot, Jumat (29/7) valuasi rupiah terkikis 0,11% di level Rp 13.112 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia posisi rupiah justru menguat 0,14% ke level Rp 13.094 per dollar AS. Wahyu Tri Wibowo, Analis Central Capital Futures mengatakan setelah data pertumbuhan ekonomi AS kuartal dua 2016 tumbuh hanya 1,2% atau di bawah prediksi pasar yakni 2,6%, nilai tukar USD pun rontok. Hal ini menguntungkan mata uang yang berlawanan seperti rupiah.
"Ditambah lagi dengan penguatan yen yang ikut menopang kekuatan sesama mata uang Asia seperti rupiah," ujar Wahyu. Yang tentunya ikut menambah panjang beban USD. Setelah Bank of Japan merilis stimulus minimum, jauh di bawah ekspektasi pasar dan meningkatkan pembelian government bond.(Kontan)
- 3. MKPI Cetak Pertumbuhan Laba Bersih Hingga 109%.
JAKARTA. Emiten properti, PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) mencetak kinerja yang memuaskan sepanjang semester I 2016. Laba bersih perseroan melonjak 109% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). Mengutip laporan keuangan yang dirilis MKPI, Minggu (31/7), perseroan berhasil mengantongi laba bersih di semester I tahun ini sebesar Rp 544,2 miliar, melesat 109% dari Rp 260,4 miliar pada semester I tahun lalu. Alhasil, laba per saham ASRI naik dari Rp 274,64 menjadi Rp 573,97.
Pertumbuhan kinerja pengembang Pondok Indah Mall ini sejalan dengan peningkatan tajam pendapatan usaha perseroan sebesar 121% yoy menjadi Rp 1,269 triliun dari Rp 617,2 miliar pada semester I tahun lalu. Pendapatan perseroan berasal dari pendapatan sewa yang mengalami kenaikan 10% yoy menjadi rp 578,3 miliar dari Rp 524 miliar dan pendapatan penjualan yang dari Rp 92,2 miliar menjadi Rp 790,7 miliar.(Kontan)
------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------
DAILY STOCKPICK
1 AGUSTUS 2016
SWING TRADE
PWON
Buy: Rp650
Take Profit 1: Rp665
Take Proit 2: Rp690
Cut Loss: Rp630
-------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------
FAST TRADE
1-2 HARI
PPRO: Rp615-Rp630
HMSP: Rp3,630-Rp3,700
Buy: Rp650
Take Profit 1: Rp665
Take Proit 2: Rp690
Cut Loss: Rp630
SSMS
Buy on Breakout: Rp1,690-Rp1,700
Take Profit: Rp1,790-Rp1,800
Cut Loss: RpRp1,660
Buy on Breakout: Rp1,690-Rp1,700
Take Profit: Rp1,790-Rp1,800
Cut Loss: RpRp1,660
-------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------
FAST TRADE
1-2 HARI
PPRO: Rp615-Rp630
HMSP: Rp3,630-Rp3,700
Take Profit: 4%-5%
Cut Loss: 2%
!Gunakan Maksimal Hanya 20% Dari Total Dana Anda Dalam Melakukan Fast Trade!
"The Biggest Risk is Not Taking The Risk"
-Anonymous-
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------
Cut Loss: 2%
!Gunakan Maksimal Hanya 20% Dari Total Dana Anda Dalam Melakukan Fast Trade!
"The Biggest Risk is Not Taking The Risk"
-Anonymous-
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------
DISCLAIMER ON:
Segala keputusan investasi kembali ke masing-masing investor dalam pengambilan keputusan. Kami tidak melakukan pemaksaan atas transaksi yang dilakukan investor dan tidak bertanggung jawab atas segala kerugian.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Follow us on Twitter: @Republik_Invest
Join Our Group on Whatsapp for Live Trade Guidance
085781739301
Post a Comment