Didorong beli bersih asing sebesar 687.97 Milliar, IHSG
ditutup menguat 0.93% pada level 5,454 pada Kamis 25 Agustus kemarin. Hari ini
kami memprediksikan IHSG akan bergerak mix cenderung untuk kembali
menguat dalam zona sideways resistance 5,470 dan level support 5,351.
Berikut Sektor dan Saham Penggerak IHSG
Global & Commodities Indices
--------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Berikut Sektor dan Saham Penggerak IHSG
Global & Commodities Indices
--------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
HIGHLIGHT NEWS
1. Right Issue, KRAS Bidik Dana Segar Rp1,8 Trilliun.
JAKARTA. Pemegang saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menyetujui rencana perseroan menggelar penerbitan saham baru alias rights issue. Ini merupakan hasil keputusan RUPSLB perseroan pada Kamis (26/8).
"Jadi tidak ada perubahan, nanti kami akan memperoleh dana Rp 1,8 triliun," ujar Direktur Utama KRAS Sukandar.
2. Sebelum Pidato Yellen, USD Terekan JPY.
JAKARTA. Mata uang USD bertekuk lutut di hadapan JPY sebelum pidato Gubernur The Fed Janet Yellen pada akhir pekan ini. Mengutip Bloomberg, Kamis (25/8) pukul 18.26 WIB, pasangan USD/JPY melemah tipis 0,03% ke level 100,42 dibanding sehari sebelumnya.
Analis PT SoeGee Futures, Nizar Hilmy menjelaskan, pergerakan USD di hadapan JPY tertekan oleh data penjualan rumah Amerika Serikat (AS) bulan Juli yang turun menjadi 5,39 juta dari sebelumnya 5,57 juta. "USD masih sulit mengungguli yen karena menunggu pidato Gubernur The Fed Janet Yellen di Jackson Hole Symposium akhir pekan nanti," tuturnya.
Pelaku pasar menanti kejelasan suku bunga The Fed dari Pidato Yellen. Pasalnya, para pejabat The Fed sebelumnya menyampaikan pandangan beragam. Hal ini menunjukkan masih adanya perdebatan terkait kenaikan suku bunga The Fed. "Pasar berharap Yellen dapat mengakhiri kesimpangsiuran ini," lanjut Nizar.
Di sisi lain, pergerakan JPY sebenarnya juga belum stabil mengingat ketidakjelasan stimulus ekonomi Bank Sentral Jepang (BOJ). Gubernur BOJ, Haruhiko Kuroda belum memberikan sinyal jelas untuk mengeluarkan stimulus lagi, meski membuka peluang stimulus bulan depan.
Namun, JPY mendapat dukungan dari data Services Producer Price Index (SPPI) bulan Juli yang naik ke level 0,4% dari sebelumnya 0,2%. Pergerakan USD/JPY selanjutnya menurut Nizar akan tergantung pada isi pidato Yellen pada Jumat malam (26/8).
JAKARTA. Pemegang saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menyetujui rencana perseroan menggelar penerbitan saham baru alias rights issue. Ini merupakan hasil keputusan RUPSLB perseroan pada Kamis (26/8).
"Jadi tidak ada perubahan, nanti kami akan memperoleh dana Rp 1,8 triliun," ujar Direktur Utama KRAS Sukandar.
INILAHCOM,
Jakarta - Saham PT Astra International Tbk (ASII) terbanyak dibeli
investor asing mencapai Rp275,4 miliar pada perdagangan Kamis
(25/8/2016).
Hari ini saham ASII berakhir di harga Rp8.400 per lembar dengan naik Rp200 atau 2,4 persen dari level pembukaan di Rp8.300 per lembar dengan volumetransaksi 76,7 juta lembar saham.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berakhir menguat 50 poin (0,9%) ke posisi 5.454. Sepanjang perdagangan , indeks mencapai level tertinggi di level penutupan tersebut dan mencapai level terendahya di angka 5.413 atau menguat 9 poin.
Selain mengoleksi saham ASII, pembelian investor asing menyasar saham BBRI mencapai Rp109,89 miliar. Berikutnya adalah saham TLKM mencapai Rp82,25 miliar. Saham ICBP mencapai Rp73,85 miliar, saham BMRI mencapai Rp66,85 miliar dan saham UNVR mencapai Rp56,76 miliar.
- See more at: http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2319841/saham-asii-terbanyak-dibeli-investor-asing#sthash.20DuTzkk.dpuf
Rights issue ini merupakan tindak lanjut setelah pemerintah menyetujui pengucuran PMN untuk empat BUMN, salah satunya KRAS. KRAS
akan melepas 4,99 miliar saham Seri B dengan nilai nominal Rp 500 per
saham. Nah, dari target Rp 1,8 triliun, senilai Rp 1,5 triliun berbentuk
PMN. Sementara sisanya merupakan perolehan dana dari emisi yang diserap
publik. Rencananya, PMN akan dicairkan pada kuartal IV tahun
ini. Duit tersebut akan digunakan untuk membangun pembangkit listrik
berkapasitas 1x50 MW di Cilegon.(Kontan)Hari ini saham ASII berakhir di harga Rp8.400 per lembar dengan naik Rp200 atau 2,4 persen dari level pembukaan di Rp8.300 per lembar dengan volumetransaksi 76,7 juta lembar saham.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berakhir menguat 50 poin (0,9%) ke posisi 5.454. Sepanjang perdagangan , indeks mencapai level tertinggi di level penutupan tersebut dan mencapai level terendahya di angka 5.413 atau menguat 9 poin.
Selain mengoleksi saham ASII, pembelian investor asing menyasar saham BBRI mencapai Rp109,89 miliar. Berikutnya adalah saham TLKM mencapai Rp82,25 miliar. Saham ICBP mencapai Rp73,85 miliar, saham BMRI mencapai Rp66,85 miliar dan saham UNVR mencapai Rp56,76 miliar.
- See more at: http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2319841/saham-asii-terbanyak-dibeli-investor-asing#sthash.20DuTzkk.dpuf
2. Sebelum Pidato Yellen, USD Terekan JPY.
JAKARTA. Mata uang USD bertekuk lutut di hadapan JPY sebelum pidato Gubernur The Fed Janet Yellen pada akhir pekan ini. Mengutip Bloomberg, Kamis (25/8) pukul 18.26 WIB, pasangan USD/JPY melemah tipis 0,03% ke level 100,42 dibanding sehari sebelumnya.
Analis PT SoeGee Futures, Nizar Hilmy menjelaskan, pergerakan USD di hadapan JPY tertekan oleh data penjualan rumah Amerika Serikat (AS) bulan Juli yang turun menjadi 5,39 juta dari sebelumnya 5,57 juta. "USD masih sulit mengungguli yen karena menunggu pidato Gubernur The Fed Janet Yellen di Jackson Hole Symposium akhir pekan nanti," tuturnya.
Pelaku pasar menanti kejelasan suku bunga The Fed dari Pidato Yellen. Pasalnya, para pejabat The Fed sebelumnya menyampaikan pandangan beragam. Hal ini menunjukkan masih adanya perdebatan terkait kenaikan suku bunga The Fed. "Pasar berharap Yellen dapat mengakhiri kesimpangsiuran ini," lanjut Nizar.
Di sisi lain, pergerakan JPY sebenarnya juga belum stabil mengingat ketidakjelasan stimulus ekonomi Bank Sentral Jepang (BOJ). Gubernur BOJ, Haruhiko Kuroda belum memberikan sinyal jelas untuk mengeluarkan stimulus lagi, meski membuka peluang stimulus bulan depan.
Namun, JPY mendapat dukungan dari data Services Producer Price Index (SPPI) bulan Juli yang naik ke level 0,4% dari sebelumnya 0,2%. Pergerakan USD/JPY selanjutnya menurut Nizar akan tergantung pada isi pidato Yellen pada Jumat malam (26/8).
------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------
DAILY STOCKPICK
26 AGUSTUS 2016
SWING TRADE
1-4 MINGGU
-
-------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------
FAST TRADE
1-2 HARI
DOID Rp256
ADRO: Rp1,100
MNCN: Rp1970
-
-------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------
FAST TRADE
1-2 HARI
DOID Rp256
ADRO: Rp1,100
MNCN: Rp1970
Take Profit: 4%-5%
Cut Loss: 2%
!Gunakan Maksimal Hanya 20% Dari Total Dana Anda Dalam Melakukan Fast Trade!
"The Biggest Risk is Not Taking The Risk"
-Anonymous-
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------
Cut Loss: 2%
!Gunakan Maksimal Hanya 20% Dari Total Dana Anda Dalam Melakukan Fast Trade!
"The Biggest Risk is Not Taking The Risk"
-Anonymous-
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------
DISCLAIMER ON:
Segala
keputusan investasi kembali ke masing-masing investor dalam pengambilan
keputusan. Kami tidak melakukan pemaksaan atas transaksi yang dilakukan
investor dan tidak bertanggung jawab atas segala kerugian.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Follow us on Twitter: @Republik_Invest
Join Our Group on Whatsapp for Live Trade Guidance
085781739301

Post a Comment